13 Bukan Angka Sial Tapi Bilangan Prima ke-6
Bukan Angka Sial
Di beberapa komunitas yang masih mempercayai adanya hubungan angka dengan peristiwa tertentu atau dengan yang lainnya, sering menghubungkan angka 13 dengan "kesialan" padahal sebenarnya angka 13 tidak ada hubungannya dengan apapun kecuali merupakan angka sebagaimana dengan angka-angka yang lainnya, kepercayaan ini timbul barangkali karena adanya trauma secara historis di mana ketika mereka di timpa kemalangan atau musibah selalu berkaitan dengan angka tigabelas entah itu tanggal atau jumlah yang ketigabelas, tapi kalau kita perhatikan pada suatu ungkapan,....Gaji yang ke-13! atau istilahnya gaji bulan ke-13 walaupun dalam setahun hanya ada 12 bulan tentu saja ungkapan ini menunjukkan angka 13 di sini adalah angka dalam arti kiasan (tentunya bukan angka sial) jadinya inilah sebenarnya kesialan atau musibah sebenarnya tidak berkaitan dengan angka 13, bisa saja adanya peristiwa yang tidak meng-enakan atau musibah terjadi kerap terjadi dan berhubungan dengan sesuatu angka "13" entah itu tanggal atau lainnya. Dalam kajian matematika angka 13 adalah angka prima yang ke-6, di sini bisa di lihat susunan 10 angka prima yang pertama, 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29. Postingan ini di muat pada tanggal 13 Desember 2014 dan sempat berhenti (karena adanya gangguan,...ponaan mau main game, bukan karena angka sial) dan di lanjutkan kembali pada tanggal 14-12-2014 (dinihari).
Darimana asal usul ketakutan terhadap angka 13 (di ambil dari sumber life style kompasiana)
Ini sangat terkait dengan keyakinan kesialan Friday 13th. Dimulai dengan penumpasan Ksatria Templar pada Jumat, 13 Oktober 1703. Sampai trik-trik promosi seperti pada tahun 1907, Thomas Lawson mengarang buku Jumat Ketigabelas (Friday The Thirteenth), tentang seorang pengusaha jahat yang akan menjatuhkan pasar saham pada tanggal 13 hari Jumat. Berkat kampanye iklan yang luas, bukunyapun terjual laris manis. Dan akhirnya peran dari Hollywoodlah yang berperan paling besar dalam menyebar luaskan ketakutan ini.
Pandangan Islam
Sama sekali tidak ada kepercayaan tentang kesialan angka 13 di Islam. Bahkan banyak sekali masjid-masjid yang tiangnya berjumlah 13, yang melambangkan jumlah rukun sholat.
Pandangan teman saya
Seorang teman saya mempunyai jiwa pemberontak. Dia selalu menantang hal-hal yang dianggapnya tidak masuk akal. Dia bahkan selalu memilih angka 13 di setiap kesempatan, bertransaksi di tanggal 13, rumah nomer 13, dan seterusnya. Dan selama ini ternyata dia baik-baik saja, dan saya akui dia termasuk orang yang punya rasa percaya diri yang tinggi. Dan itu adalah sebuah nilai yang sangat tinggi di masyarakat.
Dia sangat menyakini bahwa jika memang ada kesialan yang berhubungan dengan angka 13, itu pasti hanya kebetulan saja, atau akibat sugesti yang berlebihan. Sugesti negatif akan mengundang hal-hal negatif. Karena itulah dia selalu berusaha melawan sugesti negatif untuk membangkitkan sugesti positifnya.
Darimana asal usul ketakutan terhadap angka 13 (di ambil dari sumber life style kompasiana)
Ini sangat terkait dengan keyakinan kesialan Friday 13th. Dimulai dengan penumpasan Ksatria Templar pada Jumat, 13 Oktober 1703. Sampai trik-trik promosi seperti pada tahun 1907, Thomas Lawson mengarang buku Jumat Ketigabelas (Friday The Thirteenth), tentang seorang pengusaha jahat yang akan menjatuhkan pasar saham pada tanggal 13 hari Jumat. Berkat kampanye iklan yang luas, bukunyapun terjual laris manis. Dan akhirnya peran dari Hollywoodlah yang berperan paling besar dalam menyebar luaskan ketakutan ini.
Ketakutan terhadap angka 13 ini banyak menimbulkan kerugian. Pernah
ada penelitian yang menyatakan bahwa fobia terhadap angka 13
mengakibatkan kerugian hampir satu miliar dollar AS pertahun, karena
mangkir kerja, pembatalan keberangkatan kereta dan pesawat terbang, dan
berkurangnya aktivitas perdagangan.
Sama sekali tidak ada kepercayaan tentang kesialan angka 13 di Islam. Bahkan banyak sekali masjid-masjid yang tiangnya berjumlah 13, yang melambangkan jumlah rukun sholat.
Pandangan teman saya
Seorang teman saya mempunyai jiwa pemberontak. Dia selalu menantang hal-hal yang dianggapnya tidak masuk akal. Dia bahkan selalu memilih angka 13 di setiap kesempatan, bertransaksi di tanggal 13, rumah nomer 13, dan seterusnya. Dan selama ini ternyata dia baik-baik saja, dan saya akui dia termasuk orang yang punya rasa percaya diri yang tinggi. Dan itu adalah sebuah nilai yang sangat tinggi di masyarakat.
Dia sangat menyakini bahwa jika memang ada kesialan yang berhubungan dengan angka 13, itu pasti hanya kebetulan saja, atau akibat sugesti yang berlebihan. Sugesti negatif akan mengundang hal-hal negatif. Karena itulah dia selalu berusaha melawan sugesti negatif untuk membangkitkan sugesti positifnya.
13 Bukan Angka Sial Tapi Bilangan Prima ke-6
Reviewed by febi
on
12/13/2014 11:18:00 AM
Rating:
Reviewed by febi
on
12/13/2014 11:18:00 AM
Rating:












Tidak ada komentar